liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
  • Sun. Feb 5th, 2023

LOTUS138.INK

HOT BERITA-BERITA TERUPDATE

Polri Buka Peluang Gandeng KPK Hingga PPATK di Kasus Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Polri Buka Peluang Gandeng KPK Hingga PPATK di Kasus Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Laporan wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polri membuka kesempatan bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menangani kasus penambangan batu bara ilegal yang menjerat Ismail Bolong sebagai tersangka.

“Sekali lagi kalau bisa kita kerjasama dengan KPK dan PPATK, teknis penyidik,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2022).

Dedi mengatakan potensi kerjasama itu dilakukan untuk menggali bukti-bukti yang diperoleh penyidik ​​dalam rangka proses penyidikan.

“Itulah satu-satunya koridor bagaimana bukti-bukti yang diperoleh tim penyidik ​​dapat ditindaklanjuti dan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik ​​Bareskrim Polri telah menetapkan Ismail Bolong sebagai tersangka dan ditangkap terkait kasus penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Timur.

Kepala Divisi Humas Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah mengungkapkan, Ismail Bolong bertindak sebagai pengatur operasi pertambangan yang tidak memiliki izin usaha.

Diketahui, penambangan liar dilakukan Ismail Bolong cs di lahan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) milik PT Santan Batubara.

“IB berperan mengatur rangkaian kegiatan penambangan liar di lingkungan PKP2B perusahaan lain dan bertindak sebagai Komisaris PT EMP (PT Energindo Mitra Pratama) yang tidak memiliki izin usaha pertambangan untuk melakukan kegiatan penambangan,” ujar Nurul dalam konferensi pers, Kamis (8/12/2022).

Selain Ismail Bolong, penyidik ​​juga menetapkan dua tersangka lain sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Keduanya berinisial BP alias Budi dan RP alias Rinto.Nurul menyebut keduanya juga memiliki peran yang berbeda.

BP, kata Nurul, bertindak sebagai penambang batu bara ilegal di kawasan PT PKP2B. Batu Bara Santan Blok Kampung Silkar Santan Ulu, Dist. Marangkayu, Kecamatan Kutai Kartanegara.

“RP sebagai proxy director PT EMP berperan dalam mengelola operasional batubara mulai dari kegiatan penambangan, pengangkutan dan konsolidasi untuk dijual atas nama PT EMP,” jelasnya.

Baca juga: Usai Kabareskrim, Giliran Kubu Ismail Bolong Tantang Ferdy Sambo, Ada Apa?

Kini, ketiga tersangka ditahan sesuai Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar dan Pasal 55 ayat 1 KUHP.