liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
  • Fri. Feb 3rd, 2023

LOTUS138.INK

HOT BERITA-BERITA TERUPDATE

Penyidik KPK Masih Geledah Ruang Kerja Gubernur Jatim Khofifah dan Wagub Emil Dardak

Penyidik KPK Masih Geledah Ruang Kerja Gubernur Jatim Khofifah dan Wagub Emil Dardak

Laporan wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak hari ini, Rabu (21/2/2022).

Selain ruang kerja Khofifah dan Emil, penyidik ​​KPK juga menggeledah kantor Sekretariat Daerah dan Bappeda Jatim.

“Betul, hari ini (21/12) tim penyidik ​​KPK melakukan penggeledahan di kantor Gubernur, Wakil Gubernur, Setda dan Bappeda Jatim,” kata Kepala Seksi Pelaporan KPK Ali Fikri, Rabu (21/12/2019). ). 2022).

Ali mengatakan, saat ini penyidik ​​KPK masih melakukan penggeledahan.

Ia belum bisa memberikan keterangan terkait barang bukti yang dibawa tim penyidik ​​dari kantor Khofifah dan Emil.

Baca juga: KPK Dilaporkan Menggeledah Kantor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak

“Informasi yang kami terima, sejauh ini kegiatan masih berlanjut. Nanti akan kami komunikasikan setelah semua kegiatan selesai,” ujarnya.

Sebagai informasi, penggeledahan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah daerah Jatim senilai Rp 7,8 triliun.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Di antaranya, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P. Simandjuntak, Rusdi selaku Staf Sahat, Abdul Hamid selaku Kepala Desa Jelgung yang juga Koordinator Kelompok Masyarakat (Pokmas), dan Ilham Wahyudi alias Eeng sebagai Pokmas lapangan. koordinator.

Diketahui, penetapan tersangka ini menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim kejaksaan KPK di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (14/12/2022) siang.

Saat itu, tim KPK mendapatkan barang bukti berupa uang pecahan rupiah, dolar Singapura, dan dolar AS dengan total nilai Rp 1 miliar.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak dalam jumpa pers menjelaskan, konstruksi kasus ini bermula saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim merealisasikan dana belanja hibah sekitar Rp 7,8 triliun kepada instansi, lembaga, dan organisasi masyarakat.

Penyaluran distribusi antara lain melalui Pokmas untuk proyek-proyek infrastruktur sampai ke tingkat desa.