liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
  • Wed. Feb 8th, 2023

LOTUS138.INK

HOT BERITA-BERITA TERUPDATE

Cegah Gagal Bayar, Menkeu Amerika Serikat Desak Parlemen Naikkan Batas Utang Pemerintah

Cegah Gagal Bayar, Menkeu Amerika Serikat Desak Parlemen Naikkan Batas Utang Pemerintah

Laporan reporter Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengatakan batas utang pemerintah negara Paman Sam sebesar US$31,4 triliun akan jatuh pada 19 Januari 2023.

Kondisi ini memaksa Departemen Keuangan AS untuk mengambil langkah-langkah manajemen kas yang luar biasa yang dapat mencegah default hingga awal Juni 2023.

“Begitu batas itu tercapai, Departemen Keuangan harus mulai mengambil tindakan luar biasa untuk mencegah Amerika Serikat gagal memenuhi kewajibannya,” kata Yellen dalam surat kepada Ketua DPR dari Partai Republik Kevin McCarthy dan para pemimpin kongres lainnya.

Baca juga: Ekonom Mandiri Sekuritas Sebut Utang Indonesia Aman Saat 63 Negara Terlilit Utang

Dikutip Reuters, Yellen mendesak anggota parlemen untuk segera menaikkan batas utang guna “melindungi kepercayaan dan kredit penuh” Amerika Serikat.

“Departemen Keuangan saat ini tidak dapat memberikan perkiraan berapa lama tindakan luar biasa akan memungkinkan kami untuk terus membayar kewajiban pemerintah, tidak mungkin uang tunai dan tindakan luar biasa akan habis sebelum awal Juni,” kata Yellen dalam surat tersebut.

Menanggapi surat yang disusun oleh Yellen, Gedung Putih mengatakan tidak akan bernegosiasi untuk menaikkan batas utang.

“Ini harus dilakukan tanpa syarat,” kata Karine Jean-Pierre, juru bicara Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa tidak akan ada negosiasi mengenai masalah tersebut.

Departemen Keuangan merilis laporan Rabu (11/1/2023) yang menunjukkan utang federal AS mencapai US$78 miliar, dengan saldo kas operasi Departemen Keuangan sebesar US$346,4 miliar.

Beberapa hari yang lalu, Departemen juga merilis laporan defisit anggaran Desember 2022 sebesar USD 85 miliar akibat peningkatan belanja, terutama untuk biaya bunga utang.

Oleh karena itu, Yellen menekankan pentingnya Kongres segera bertindak.

“Sangat penting bahwa Kongres bertindak tepat waktu untuk meningkatkan atau menangguhkan batas utang. Kegagalan untuk memenuhi kewajiban pemerintah akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada ekonomi AS, mata pencaharian semua orang Amerika, dan stabilitas keuangan global,” tulis Yellen.